Sore tadi rencana menutup telkomflash telah terlaksana. Setelah beberapa bulan membuang uang Rp 125.000 (plus PPN 10%), akhirnya bulan depan bisa termanfaatkan dengan benar uang tersebut. Pas di grapari, si mbak CS tanya “kenapa koq ditutup pak?” Ya gimana wong ga pernah dipake ya ditutup aja. “Sayang lho pak, promo telkomflash unlimited sudah tidak ada, jadi kalau daftar lagi bakal kena yang berbasis quota”. Dalam hati saya berkata, bodo amat dengan quota, 24 jam akses internet unlimited baik di rumah maupun di kantor, ngapain pake telkomflash, ha ha ha.
Dulu pas masih pake, jarang sekali proses koneksi ke telkomflash bisa sekali jadi. Biasanya harus dial-up beberapa kali baru bisa nyambung. Itupun terpaksa saya lakukan pas kebetulan koneksi internet di kantor atau di rumah ngadat. Biasa lah, masih satu induk yaitu speedy telkom, ya kadang masih ada saja gangguannya.
Yang penting, sampai sekarang, koneksi internet masih tetap terpenuhi, perkara nanti pas mobile ga ada koneksi ya diem aja












