Sekedar Jepret ato untuk Belajar? – pikir dahulu sebelum terlambat

Sebenarnya saya sempat bingung memberi judul tulisan ini, tapi biarlah judul seperti itu karena memang kenyataannya demikian. Ini adalah pengalaman nyata yang dialami oleh sepupu saya. Pada mulanya, dia tertarik untuk memasuki dunia fotografi hanya sebatas untuk mendokumentasikan kegiatan sehari-harinya. Nah, pada saat itu saya dimintai pertimbangan kamera mana yang harus dia beli (dan otomatis juga dimintai bantuan pendanaannya ha ha ha). Karena asumsi saya adalah kamera poket, dan tentu saja fungsinya untuk dokumentasi maka saya anjurkan dia untuk beli Canon Ixus 960 IS. Pertimbangannya waktu itu adalah simple, kecil, ringan.

Seiring dengan semakin bertambahnya pengetahuan yang dia peroleh tentang fotografi, kelihatannya dia mulai beralih fokus dari sekedar jepret-jepret foto dan menjadi tertarik untuk belajar fotografi, ha ha ha. Sayangnya, kamera Ixus tersebut bukanlah kategori kamera yang dapat digunakan untuk belajar (prosumer) karena dia hanyalah point and shoot camera alas incer, bidik, jepret. Memang, racun DSLR yang saya pegang kelihatannya sudah mulai menjalar ke dia, tetapi saya ingatkan bahwa belajar foto pake DSLR tidak cukup hanya bermodal lensa kit saja dan investasi yang akan dikeluarkan bahkan akan jauh berada di luar perkiraan/jangkauan (seperti tulisansaya sebelumnya). Nah, kebetulan karena kamera ini bisa dibilang sangat baru, dan adik saya juga mau membeli kamera tersebut, akhirnya dia punya kesempatan untuk ganti kamera ke jenis prosumer biar bisa belajar beneran ha ha ha.

Kesimpulannya, sebelum anda membeli kamera, pertimbangkan dengan matang terlebih dahulu apakah racun fotografi akan menjalari di tubuh dan pikiran anda atau tidak, jika tidak sekedar jepret menggunakan point and shoot camera (kamera poket) sudah cukup memadai, tetapi jika anda rasa racun telah menjalar atau kemungkinan akan menjalar, lebih baik beli prosumer atau DSLR sekalian, ha ha ha.

Selamat mempertimbangkan.

Mungkin Perlu Dibaca Juga...

1 Star2 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
2,171 views

2 Comments

  1. Posted December 14, 2008 at 5:45 am | Permalink

    nggih paklik… pundi karya-karyanipun?

    [Reply]

  2. Posted July 29, 2009 at 2:13 pm | Permalink

    trims infonya bro…..

    [Reply]

Post a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*