Setelah beberapa bulan vakum dikarenakan kesibukan di darat, kiranya izinkan saya untuk mengucapkan
SELAMAT IDUL FITRI 1432 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SEMOGA SEMUA BISA KEMBALI KE FITRAH DAN DIBERIKAN AMPUNAN OLEH ALLAH SWT.
Amiin….
Lama tidak menulis di blog ini, kali ini saya ingin bercerita tentang proses perjalanan hidup saya bersama motor Trail. Dimulai pada tahun 2009 ketika saya berkenalan dengan Kawasaki KLX 150s lewat iklan di televisi, yang ditindaklanjuti dengan prosesi sambang ke dealer memboyong ke rumah KLX 150s. Motor trail idaman yang sempat dulu hanya ada di angan-angan karena hanya tahu kalo motor trail itu harus Built Up atau Special Engine.
Setelah hampir 2 tahun berlalu, tak terasa semakin tinggi antusiasme saya terhadap hobby keluar masuk hutan ini, yang bahkan sudah hampir mengambil alih waktu saya untuk hobby fotografi yang sempat saya geluti. Jatuh bagun di medan offroad, bermandi lumpur, mulai yang tidak berbau sampai yang berbau kotoran sapi, semuanya sudah. Ketika saya pertama kali bergabung dengan CHEELA, sempat kepontalan tertinggal hampir 5 menit dari teman-teman. Namun saat ini tampaknya situasi sudah berubah. Saya sudah mulai bisa mengimbangi meskipun tetap tidak bisa mengejar CHEELA #1 di medan offroad dikarenakan senioritas dan kemahirannya yang sudah diasah sejak tahun 90an. Read More
Setelah sekian lama agak “antipati” dengan yang namanya lensa sapu jagad, akhirnya kemaren saya memutuskan untuk ambil jajaran lensa sapu jagad terbaru Canon, yakni EF-S 18-200 f/3.5-5.6 IS. Setelah melihat review, tanya-tanya ke rekan, dan memantabkan hati untuk menghilangkan antipati ini, maka terboyonglah lensa ini ke dry box saya, dan mungkin bakal jadi lensa yang paling sering menempel pada EOS 50D saya.
Awal pertimbangan saya sebelum membeli lensa ini adalah fleksibilitas. Ya itu saja. Sudah beberapa lensa yang saya miliki dan pernah saya miliki, ternyata dalam hal fungsi dan pengoperasian, terkesan ada yang dianak-emaskan dan dianak-tirikan. Artinya, ada beberapa lensa yang bahkan hanya satu atau dua kali jika tidak boleh dikatakan tidak pernah terpasang pada kamera. Ada pula lensa yang hampir setiap saat nempel pada lensa, apapun momen yang diabadikan (dan kebetulan ini adalah EFS 10-22 yang merupakan lensa andalan saya untuk landscape dan ultra wide scene). Read More
Seharian tadi saya bersama dengan teman-teman CHEELA berkesempatan untuk offroad ke Bromo sekaligus survey jalur untuk rencana kegiatan beberapa hari lagi.
Setelah sempat offroad ke wilayah probolinggo via timur Bromo beberapa bulan yang lalu, dengan kondisi Bromo yang mengeluarkan abu vulkanik, kondisi saat inipun masih seperti saat itu dan bahkan bisa dibilang tambah parah. Tidak terlihat warna hijau sama sekali, hanya abu-abu dan hitam dimana-mana.
Memang letusan bromo tidak berpotensi bahaya seperti jika dibandingkan dengan letusan Gunung Merapi beberapa waktu yang lalu. Namun dampak abu vulkanik yang keluar dari Bromo cukup membuat perubahan yang sangat signifikan pada kehidupan ekonomi masyarakat sekitar Bromo, terutama wilayah utara dan timur. Read More
Beberapa hari yang lalu, hostingan saya kena malware, puyeng minta ampun … dari pihak hostingan sudah diperbaiki tapi kelihatannya masih sporadis alias domain tertentu saja. Setelah beberapa kali submit ticket ke tech support, akhirnya pihak hostingan melakukan pemeriksaan menyeluruh ke jaringan dan akhirnya ketemu bahwa memang ada malware dan mungkin virus di salah satu folder.
Meski tidak sampai merusak data dan database, tapi kondisi ini cukup membuat pusing kepala karena beberapa domain memang memiliki tujuan dan kepentingan tertentu. Alhamdulillah sekarang sudah beres dan kembali normal semua.
Pengalaman bagi para pembaca, usahakan mengganti password minimal setiap 3 bulan sekali untuk menghindari penyusup.
Sejak menjadi anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) beberapa bulan yang lalu (mungkin hampir 1 tahun), ada satu hal yang cukup menyita perhatian saya. Satu hal ini benar-benar membuat banyak orang mungkin cukup geleng-geleng kepala namun ada juga yang acuh tak acuh. Yah, yang saya maksud adalah Alokasi Frekuensi atau Band Plan RAPI berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM. 77 Tahun 2003 tentang Pedoman Kegiatan Komunikasi Radio Antar Penduduk, yang kemudian diperbaharui dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 34/PER/M.KOMINFO/8/2009. Read More
Tadi malam saya mencoba mengembalikan memory saja tentang solder menyolder. Rencananya sih membuat rangkaian mirip beacon transmitter yang biasa dipergunakan oleh rekan-rekan jaket merah ketika kegiatan Fox Hunting dengan konsep on-off-on switch. Setelah saya baca-baca di Internet, banyak yang menyarankan untuk menggunakan IC-555 sebagai modul clock timer, namun karena belum begitu ngeh, akhirnya saya menggunakan rangkaian FLIP FLOP Sederhana yang terdiri dari 2 transistor, 2 elco, dan 2 resistor.
Pada awal ekserimen saya dibingunkan dengan pencarian Basis, Kolektor dan Emitor pada kaki transistor, ha ha ha ha … maklum, sudah puluhan tahun tidak utak atik transistor. Tapi dengan niat dan motivasi yang kuat, akhirnya saya berhasil metode trial dan error (biar ga ngerti yang penting berhasil pasang). Semua proses berjalan lancar, dan rangkaian modul flip flop saya beri tegangan 9 volt menggunakan 6 buah baterai. Read More