Ini adalah salah satu kelemahan KLX 150s yang baru saja saya temui kemaren pas off-road hari Sabtu.
Medan sebenarnya tidak terlalu ekstrim, beberapa kali melewati sungai yang tidak terlalu dalam dan kubangan air yang hanya setinggi mata kaki. Tetapi apesnya kenapa 3 KLX 150 semuanya mati mesin atau setidak-tidaknya brebet mesinnya dan harus diam dulu sambil puter-puter gas supaya bisa normal lagi???
Kalo sekedar nyebur sungai sebatas air ndak nyampe dengkul dalam kondisi jalan ga kenceng sih mesin ga bakal mati… tapi meski cuman melindas kubangan air sedalam mata kaki, kalo air sampe nyiprat ke bawah tangki.. SAYA JAMIN KLX PASTI MATI .. ato minimal BREBET BREBET kaya mogok kemasukan air… PADAHAL TIDAK ADA AIR YANG MASUK, baik ke knalpot atopun ke busi ato ke karburator. Beberapa kali teman sudah mencoba menguras bak penampungan karburator tetapi nihil hasilnya.
Dari 5 off-roader, 3 diantaranya pake KLX dan semua mengalami nasib yang sama saat melindas kubangan air dengan kecepatan tinggi. Intinya adalah kecepatan tinggi. Jadi saat melibas sungai dangkal atau genangan air dengan kecepatan tinggi, cipratan air akan sampai di bawah tangki.
Nah, setelah diskusi dan mencari-cari penyebab, ternyata masalahnya ada di KOIL. Coba nanti dicek, bagian KOIL antara massa dan positif adalah dalam keadaan terbuka dan tidak memiliki seal / penutup apapun, sehingga kalo kecipratan air dia akan korslet dan mesin mati.
Solusinya:
Cari Glue Gun ato apapun yg bisa berfungsi sebagai SEALANT. Tutup bagian positif KOIL dan kabel2 pengapian baik BUSI, CDI atopun yg dari KOIL menggunakan GLUE GUN.
Dengan cara itu, meski air muncrat ke daerah situ, dia ga bakal korslet…
Selamat mencoba.
(foto menyusul)













One Comment
fotonya dong bro…kalo bisa PM yah. Thanx banget.
[Reply]
eko wah yu.s Reply:
January 19th, 2010 at 8:41 am
foto akan segera saya upload setelah motor saya bersihkan .. kemaren keburu dipake off-road lagi he he he
[Reply]