GERD, lebih berat daripada Maag

Kebetulan kemarin saya baru saja menerjemahkan sebuah angket yang berisi tentang GERD (gastroesophageal reflux disease) yaitu penyakit kronik yang ditandai dengan mengalirnya asam lambung (refluks) ke dalam esofagus. Meskipun saya tidak membidangi masalah kesehatan/kedokteran, paling tidak saya berhasil menemukan beberapa sumber yang dapat digunakan sebagai referensi.

Memang setiap orang pasti ingin sehat, tetapi kadangkala kebiasaan, pola hidup, pola makan, pola tidur membuat seseorang rentan terhadap berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah penyakit ini. Penekanan dari hasil pencarian yang saya peroleh, bagi yang mengalami kegemukan, harap waspada dengan penyakit ini karena . penyakit ini lebih berat dari penyakit maag. Tidak tahu kenapa orang yang gemuk selalu dekat dengan penyakit, dan yang paling saya takutkan adalah penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Namun ternyata orang gemuk juga menghadapi risiko dari penyakit “ringan” seperti ini. Rata-rata 20% penduduk Amerika Serikat dewasa mengalami gejala GERD setidaknya sekali seminggu. GERD parah akan menyebabkan tukak (ulcers)

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit GERD ini adalah rasa/sensasi panas di dada (atau lebih tepatnya di belakang tulang dada – seperti yang saya dapet dari hasil menerjemahkan kemarin), rasa asam naik hingga lidah terasa pahit dan asam (regurgitasi). Hal ini karena timbunan lemak dan tekanan dalam perut kian besar. Tindakan yang harus dilakukan terhindar dari gejala di atas yakni mengendalikan berat badan hingga ke proporsi normal.

Penyakit ini tergolong sindrom dispepsia, yang menggambarkan adanya kumpulan atau gejala yang terdiri dari mual, muntah, nyeri atau rasa aman di ulu hati. Selain mengendalikan berat badan, pencegahan lainnya adalah mengendalikan stres dengan menjaga istirahat yang berkualitas. Selain itu mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok (wah kalau ini kayaknya susah) dan mengurangi konsumsi obat-obatan tertentu.  Hindari juga makanan pedas, minuman yang memicu meningkatnya asam lambung. Misalnya, kopi atau rasa asam (ini juga susah).

Namun, GERD tidak hanya mengancam pada seseorang yang mengalami kegemukan, pasien asma, wanita hamil dan gangguan kejiwaan atau stres psikis pun bisa terserang penyakit ini. Agar tidak terkena GERD, berikut adalah hal-hal yang dapat dijadikan pedoman (dan pengobatan):

  • Hindari hal-hal yang dapat meningkatkan produksi asam lambung dan melemahkan LES seperti makanan dengan tingkat keasaman tinggi dan berlemak (hamburger, jeruk, tomat), kopi, teh, alkohol, dan cokelat.
  • Bagi porsi makan Anda menjadi beberapa kali dalam porsi yang lebih kecil daripada makan berlebihan dalam sekali waktu. Jangan makan larut malam. Jangan berbaring segera setelah makan.
  • Kontrol berat badan dan hentikan rokok. Capai berat badan yang ideal sebab kegemukan akan memberi tekanan ekstra pada LES.
  • Hentikan rokok karena tembakau akan meningkatkan produksi asam lambung dan melemahkan LES.
  • Hindari bungkuk ke depan kecuali memang harus karena hal ini meningkatkan tekanan pada LES.
  • Jangan gunakan ikat pinggang ketat atau pakaian yang ngepres.
  • Naikkan posisi kepala tempat tidur Anda 6-10 inci karena berbaring datar menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
  • Cek atau konsultasikan dengan dokter sebelum minum obat-obat penghilang rasa sakit yang dapat membuat gejala-gejala GERD menjadi lebih parah.
  • Pastikan bahwa dokter Anda mengetahui semua jenis obat yang Anda minum.

Obat-obat yang sering digunakan ialah antasid yang beredar luas di pasaran. Jenis obat ini merupakan standar terapi pada tahun 1970-an dan efektif dalam mengontrol gejala-gejala GERD ringan. Umumnya, antasid dikonsumsi setiap kali sesudah makan dan sebelum tidur. Selain antacid sekresi (pengeluaran) asam lambung dapat juga diturunkan dengan obat-obat dari golongan antagonis reseptor histamin 2, seperti cimetidine, ranitidine, famotidine, dll. Satu obat yang sangat efektif ialah dari golongan penghambat pompa proton, seperti omeprazole. Omeprazole yang sangat efektif ini cukup aman untuk konsumsi jangka panjang

Saya yakin semua orang ingin hidup sehat, dengan berbagai upaya supaya kondisi kesehatan tetap terjaga, tetapi satu hal yang tidak boleh dilupakan: di sahat sehat, kita harus ingat di saat kita sakit, dan di saat sakit kita harus ingat di saat kita sehat, sehingga jika kita ada di salah satu posisi kita tidak akan lupa dan terlena.

sumber: berbagai sumber

Mungkin Perlu Dibaca Juga...

1 Star2 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
6,481 views

18 Comments

  1. Posted October 31, 2008 at 1:33 am | Permalink

    bener-bener… tanpa dibatasi genre…

    [Reply]

  2. Posted February 22, 2009 at 9:11 am | Permalink

    MENGATASI SAKIT MAAG / NYERI LAMBUNG :
    1. Jangan makan or minum : pedas, panas, masam, alkohol, kopi, teh, makanan berkolesterol tinggi, makanan yg bersifat kasar/ keras.
    2. Makan nasi hangat beserta lauknya tiap 4 jam sekali yaitu jam 7, 11, 15, 19, 22 dg porsi tiap kali makan setengah piring nasi aja.
    3. Tiap kali habis makan, minum air putih 1,5 gelas untuk menetralkan dan mengeluarkan asam lambung yg berlebihan saat buang air kecil.
    4. Minum susu yang berkadar lemak rendah pada jam 11.30 siang seperti susu anlene.
    5. Jangan banyak pikiran apalagi sampa stress, bersikap santai dan rilekS aj.
    6. Istirahat yang cukup.
    7. Olah raga pagi dg jalan kaki kurang lebih 15 menit aja,
    8. Minum obat Mylanta or ratidine, omeprazole or obat yang diresepkan dokter.
    Lakukan dg disiplin hal diatas, Smoga para penderita maag cepat sembuh. bye e-tradezone.com

    [Reply]

  3. admin
    Posted February 22, 2009 at 7:52 pm | Permalink

    @himawan…

    terima kasih atas masukannya :)

    [Reply]

  4. evi
    Posted April 13, 2009 at 1:25 pm | Permalink

    Saya sudah 2 bulan lebih kena GERD, padahal berat badan saya 39kg (kurus banget kan) rasanya ga kayak sakit maag biasa plus ampe sesak nafas, tenggorokan perih dan hidung ga enak banget.. sudah minum lanzoprazol, inpepsa samapi sekarang masih tetep berasa..

    [Reply]

    ali sukron Reply:

    memang lama sembuhnya tapi ada obat yang efektif yaiti gabungan nexium 20g dan motilium 19g.trims

    [Reply]

  5. Posted April 28, 2009 at 12:52 am | Permalink

    Pengalamanku kalau aku makan telur, makanan yg digoreng, cokelat, susu maka GERD-ku kambuh berat..kepala nyut-nyut karena asam lambung berlebih dan naik ke kerongkongan, akibat selama 2- 3 jam perutku seperti dapur gunung berapi…bersendawa (maaf) terus menerus….ampuun dah..

    [Reply]

  6. admin
    Posted April 28, 2009 at 1:11 am | Permalink

    @rndyr.. terima kasih atas sharing nya.. semoga bermanfaat buat yang lain…

    [Reply]

  7. nia
    Posted June 29, 2009 at 3:30 pm | Permalink

    Ayah saya didiagnosa dokter terkena penyakit GERD. Saya tidak menyangka kalau penyakit ini akan membawa kematian. Mungkin karena pemeriksaan yang terlambat menyebabkan ayah saya tidak tertolong lagi.
    Gejala2 nya persis seperti yang disebutkan di tulisan ini.

    [Reply]

  8. eko wah yu.s
    Posted June 29, 2009 at 5:29 pm | Permalink

    @nia.. ikut berduka cita .. terima kasih sudah mampir…

    [Reply]

  9. muh iqbal
    Posted September 30, 2009 at 10:36 am | Permalink

    mksh bnyak informasinya… mdah2an blog ini terus d update dan bsa menjadi sarana sharing yg bagus…. informasinya jls bgt dan bermanfaat bgt… trm kash

    [Reply]

  10. eko wah yu.s
    Posted September 30, 2009 at 10:54 am | Permalink

    @iqbal, terima kasih sudah mampir.

    [Reply]

  11. Posted October 14, 2009 at 5:22 pm | Permalink

    Kami punya produk dari alam Indonesia, yaitu XAMthone Plus, Jus kulit manggis yg terbukti mengatasi 75 masalah kesehatan, salah satunya penyakit GERD ( manfaat no 23 ). Silahkan lihat lebih lanjut di http://www.XAMthonePlus.com.
    Terima kasih. Semoga bisa membantu temen2 semua.
    Budi William
    081332373636

    [Reply]

  12. kunto
    Posted November 16, 2009 at 9:24 pm | Permalink

    Makan singkong rebus tanpa garam disertai minum madu cukup baik mengatasi maag. Dan jaga kestabilan emasi dr perasaan dan pikran. jng makan / minum pedas , masam, kurangi garam-2an. lakukan olah raga ringan.

    [Reply]

  13. apriL
    Posted December 13, 2009 at 7:10 am | Permalink

    Assalamu’alaikum wr wb,…

    thx bgt yah,… seketika aku baru saja semalem periksa n diagnosa dokter adalah GERD,… cuma smpet dpt secuil penjelasan [ tau sndiri kan bgmn antrian panjangnya dokter terkenal di kota kecil spt apa...? (^^,) ]
    maka stlh baca ini, aku jd lebih mengerti lg… dan ga nyangka ada pula pnykit smacem ini yah.. (#_#)
    klo aku srg bgt pusyingnya sampe rsnya mau pingsan, aku kira dropnya tekanan darah tp tryt normal, stlh dr dokter satu ke dokter yg lain, baru smalem dpt info n diagnosa skit ini. sdgkn aku ‘penggemar’ bgt makan smua makanan yg harus dipantang,.. Huuftt, (*_*) spt tdk tau harus bgmn,.. Astaghfirulloh (~,~) doakan agar cepet kembali spt sedia kala yah,..?
    buat admin, sdr Eko wahyu,..
    thx bgt..!! Jazakillah (^_^)

    [Reply]

  14. Asih sumiasih
    Posted March 17, 2010 at 1:15 pm | Permalink

    Sudah 2 minggu saya terkena GERD.pertama berobat di diagnosa maag, dikasih obat 3 hari tetep…..lalu ganti dokter, didiagnosa GERD, dikasih obat, tapi tdk mempan…..dirujuk ke specialis PD,dah 3 hari masih aja………bagaimana ya?……..

    [Reply]

  15. aryanti
    Posted April 16, 2010 at 9:27 am | Permalink

    mohon informasi, kira-kira jenis makanan apa saja yang kadar asamnya tinggi. serta makanan yang secara spesifik boleh dan tidak dikonsumsi penderita gerd. kakak saya terkena gerd, dan setiap tengah malam heartburn. thx be4..

    [Reply]

  16. juno
    Posted July 2, 2010 at 10:48 am | Permalink

    halo…ksh ak solusi dung.
    ak udah dua minggu kaya kena gerd. wktu tu ak minum obat dri dokter magalat, trs knp gerd ak msh ada yah.
    jd tiap hari aku konsumsi antasid.
    gm biar gerd ak hilang yah mkasih sblumnya

    [Reply]

  17. Michel
    Posted July 14, 2010 at 8:09 pm | Permalink

    Saya sudah hampir 2 tahun kena GERD, terakhir endoskopi awal bulan ini… Pengobatan sudah lebih dari 2 bulan OMZ. Sudah lebih baik, tapi belakangan ini kambuh lagi… Ada solusi yang lebih effektif?
    Thx.

    [Reply]

  18. alek_sebastian
    Posted July 18, 2010 at 1:38 pm | Permalink

    salam kenal,sy sdh hampir semggu ini sendawa terus,cepat lapar(pdhal hbs makan),yg plng menggu adlh wkt saat hbs bngun tidur jantung rasanya berdebar2,yg sy ingin tnyakan apakah penykit GERD ada hbngan dgn gejala jantung?padahal umur ku skrng msh 24thn,tdk merokok,mohon di jwb,trima kasih……

    [Reply]

One Trackback

  1. [...] keadaan normal GERD ini tidak terjadi karena adanya mekanisme anti refluk pada Lower Esofageal Spincter (LES). Refluk [...]

Post a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*