Lens Hood – perlu ga sih?

Kebetulan kemarin saya iseng-iseng beli lens hood untuk lensa 18-55mm dan 55-250mm saya (2 lensa yang menurut saya sangat ideal untuk dibawa kemana-mana). Nah, setelah beli saya baru mikir, sebenarnya lens hood itu perlu atau tidak sih? Nah, tulisan berikut ini mungkin bisa membantu anda sekalian jika menghadapi masalah yang sama.

Bisa dibilang, mungkin lens hood itu sifatnya tidak wajib, alias kita ga harus menggunakannya. Tetapi, jika memang ada, maka sangat dianjurkan untuk menggunakannya.
Apa sih sebenarnya manfaat lens hood itu?

Manfaat utama dari memasang lens hood pada lensa adalah mencegah cahaya agar tidak mengenai elemen lensa bagian depan secara langsung yang dapat mengurangi kontras dan menyebabkan flare. Gambar yang diambil menggunakan lens hood biasanya akan lebih kaya warna dan memiliki saturasi yang lebih dalam.

Manfaat kedua dari lens hood adalah melindungi lensa. Dampak yang kurang baik terhadap lensa dapat dihindari seperti tersentuhnya lensa (atau filter) oleh jari sampai dengan lenas pecah karena benturan. Lens hood biasanya terpasang dengan kokoh dan memiliki jarak yang lumayan jauh dari permukaan lensa/filter sehingga dapat mengurangi dampak-dampak tersebut.

Lens hood pada lensa-lensa yang memiliki focal length (panjang fokus) yang panjang memberikan tambahan perlindungan dari hujan (percikan air) maupun debu. Hood ini membantu elemen bagian depan tetap kering dan bersih. Tentu saja, jika lensa anda tidak termasuk lensa yang “weather sealed” alias tahan cuaca. Sebaiknya anda tidak membiarkan lensa anda terkena air.

Namun, lens hood kadang dianggap mahal dan kurang nyaman. Memang benar demikian, tetapi mungkin harga lensa anda jauh lebih mahal daripada lens hood dan mungkin anda mengambil foto dengan DSLR karena anda menginginkan hasil foto yang paling baik (bukan karena tidak nyaman atau murah).

Lensa-lensa tipe premium (Canon L-series) biasanya telah dilengkapi dengan lens hood bawaan. Dan untuk lensa-lensa non premium biasanya lens hood harus dibeli secara terpisah, dengan rentang harga antara Rp 250.000 – Rp 500.000. Bahkan untuk lens hood third party alias non-original, bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih murah mulai dari Rp 90.000 sampai Rp 300.000

Tulisan ini adalah hasil terjemahan saya dari artikel di sini.

Mungkin Perlu Dibaca Juga...

1 Star2 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
13,490 views

14 Comments

  1. Posted December 18, 2008 at 10:25 am | Permalink

    Salam kenal,
    Mas, kalo lens hood yg third party ada efek sampingnya ga buat lensa kita.
    Kalo yg ori kan muahal bgt, pdhl kan cuma plastik kecil gitu doank? Murahan jg ember buat mandiin bayi, pdhl kan ngabisin bahannya lbh bnyk, hehe..
    Sbetulnya pgn beli lens hood, tp sayang duitnya, lumayan buat makan 2 minggu..

  2. setiadi
    Posted December 22, 2008 at 1:50 am | Permalink

    saya telah memasang lens hood saya pad lensa 18-55 yang terjadi pada posisi 18 s/d 28 lens hood kelihatan pada view finder atau nongol di gambar.. sekarang saya lagi kebingungan karena lens hoodnya susah sekali dicopot dari lensa yang sebelumnya sudah saya pasang filter PL.

  3. admin
    Posted December 22, 2008 at 11:32 pm | Permalink

    @setiadi: lens hood tipe apa yang anda pasang? harusnya kalo yg untuk 18-55 ga bakal nongol di viewvinder/muncul di gambar. Filter rata-rata bertipe snap in alias melekat pada lensa, bukan pada ulir filter.

    @made dejer: kalo masalah efek samping sih saya rasa tidak ada, cuman kalo pake lens hood yg ori, biasanya bagian dalamnya ada lapisan mirip fibercloth yg membuat debu nempel, sehingga tidak nempel pada lensa/filter (pada lens hood third party tidak ada lapisan ini).

  4. chris
    Posted May 27, 2009 at 3:15 pm | Permalink

    Pak, numpang nanya, saya beli lens hood 3rd party untuk 18-55 & 55-250…lens hood yg telah snap in dgn lensa, sehrsnya kokoh atau mudah terlepas apabila AF lensa bekerja? thx…

    eko wah yu.s Reply:

    kokoh koq… karena sistemnya kuncian di lensa.. tidak pake sistem ulir (seperti filter)

  5. diqha
    Posted May 11, 2010 at 3:42 pm | Permalink

    mas misalnya saya cuman punya kamera canon 450d trus lens 18-55mm,flash ex430,dan 2 Battere + VG BG-E5 . .uda bisa pake apa aja tu??

    eko wah yu.s Reply:

    ya bisa macem-macem dong… apalagi batreinya 2 biji .. bisa buat hunting 4 hari tanpa charge batrei tuh …

  6. henry
    Posted June 5, 2010 at 11:39 pm | Permalink

    mas,, salam kenal..
    mau minta pendapat…

    saya berencana beli EFS 55-250mm punya canon berikut lens hoodny (et-60)

    karna yang ori mahal saya mw beli yang non ori,,
    kira2 materialny yg non ori bagus gak ya mas,,?? trus pinggirannya ga tajem kan ya,,??

    trus mas,, seharusnya kalo masang n tipenya betul,, lens hood ga akan menggangu di viewfinder kan..?? saklipun pada tingkat zoom terendah..??

    thanks buat responnya ya mas,,

    eko wah yu.s Reply:

    beda yang ori dengan yang tidak adalah pada kualitas material bahan, konstruksi dan dalemannya.

    Kalo yang ori dia benar-benar kuat alot, sehingga tidak gampang pecah, selain itu di bagian dalamnya ada lapisan mirip beludru yang berfungsi menangkap debu dan kotoran sehingga tidak masuk atau nempel ke lensa.

    kalo tipenya sesuai, tidak akan mengganggu meskipun FL terendah maupun tertinggi

  7. inreyen
    Posted June 21, 2010 at 10:24 pm | Permalink

    hai ..

    om manfaat banget ngga sih lens hood, jika dibandingken dengan filter square. (nd/gnd)

    sori, jadi ngerepotin. :(

    thanks a lot

  8. deddy frans
    Posted July 23, 2010 at 3:10 pm | Permalink

    Halo Mas Eko, pa kbr?
    Numpang tanya, sy pake Lensa Kit 18-55 IS, terus Lens Hood/LH EW-60C, Tp kata teman2 kalo sering pake LH ntar Motor Lensanya Aus, karena wktu nyari Fokus, LHnya ikutan muter dengan Lensa…makasih Mas atas sarannya…salam

    eko wah yu.s Reply:

    BETUL….
    apalagi kalo sering nyangkut di tangan …

  9. Reymond
    Posted August 1, 2010 at 6:00 pm | Permalink

    Sedikit masukan…
    Plissss d bagi agan2 yg berminat beli Flower Hood…
    sgt tidak rekomen ane,,,

    Susah di pasang/dilepas

    Yg paling manggangu,,, pas Jepredddd,, nongol hitam2 disamping (shot nya kena ke hood)

    eko wah yu.s Reply:

    @Reymond …

    semua lensa sudah memiliki pasangan lens hood masing-masing.

    Apabila tidak sesuai maka vignetting (nongol hitam-hitam) akan terjadi karena rentang sudut lensa tertutup oleh lens hood.

    Sebagai contoh, untuk lensa ultra wide seperti EFS 10-22 atau 17-40, lens hood yang dipake juga model flower tapi lebar sehingga pada FL terkecil pun (10mm atau 17mm), sama sekali tidak terjadi vignetting.

  10. Posted September 24, 2010 at 9:30 am | Permalink

    untuk lensa Nikon AF 18-55 lens hood yang cocok apa ya mas?

  11. budie
    Posted October 29, 2010 at 11:46 pm | Permalink

    mas..
    klo uda ada filter masi bisa pake lens hood ga ???

  12. Posted November 19, 2010 at 12:16 pm | Permalink

    Saya punya lensa AF-S 18-55mm f/3.5-5.6G VR. dan lens 55-200VR punya nikon camera. apa bisa pakai lens hood 22nya, sedangkan semuanya dah pakai filter. llu cocok dengan lenshood yang bagaimana,.,

    terimakasih, saya tunggu ya.,.,.

  13. bymo
    Posted November 28, 2010 at 9:51 pm | Permalink

    yahh…sayang, saya baru baca artikel anda. saya br pesan lens hood flower 55mm, untuk lensa 18-55mm saya. berarti sia2 dong saya beli ya yg flower. mohon pencerahannya om.

    eko wah yu.s Reply:

    ga sia-sia ….
    asal makenya pas flower gpp…. kalo pas ga pas..akan keluar vignet….

    memang kelemahan lensa kit adalah dia ikut muter kalo focusing. Maka dari itu harus pinter-pinter memposisikan lens-hood (bahkan filter CPL)

  14. bayu novriant
    Posted May 27, 2011 at 2:56 pm | Permalink

    ak skrg pke lensa standar cannon 1000D. . .kira2 perlu nggk ya pke lenshood??klo pun perlu,efektifnya pke lenshood yg seri apa.