WARNING: Tulisan ini bukan advetorial, penulis tidak mendapatkan keuntungan finansial apapun dari produsen pemilik merk dagang. Tulisan ini hanya untuk berbagi pengalaman dalam menapaki indahnya hidup.
Berbekal beberapa kali pengalaman offroad saat musim hujan seperti ini, saya sempat pusing memikirkan cara bagaimana supaya momen-momen berjibaku dengan lumpur saat hujan bisa terabadikan dengan baik dan berkualitas. Seperti diketahui, kamera saya, Canon Powershot G10 bukanlah kamera tahan air ataupun underwater camera (kamera untuk nyelam) sehingga akan fatal akibatnya jika sampai terkena air.
Sempat terlintas menggunakan HP Samsung B2100 untuk mengabadikannya, tetapi ini melanggar kodrat saya yang anti menggunakan kamera HP untuk motret (bukan apa-apa, hanya ga begitu suka hasilnya). Bahkan pun sempat terlintas untuk memasukkan kamera ke dalam tas kantung plastik, tapi ini tidak mungkin dilakukan karena pada saat kamera dinyalakan, lensa akan ter-zoom keluar sehingga apabila tertekan oleh kantung plastik, maka bisa fatal juga yaitu melemahkan mekanis/motor lensa.
Alternatif terakhir saat itu adalah membeli underwater housing yang harganya hampir 3 juta, namun setelah saya pertimbangkan, ini bukan solusi yang cerdas karena dengan uang 3 juta, saya bisa langsung membeli kamera baru Canon Powershot D10 yang sudah dari pabriknya diciptakan sebagai kamera tahan air dan bisa untuk menyelam sampai kedalaman 10 meter.
photo by: Sabesh
Nah, setelah muter-muter nyari cara bikin DIY rain sleeve, waterproof case dll, akhirnya saya menemukan sebuah produk Waterproof Case keluaran Dicapac, dengan tipe WP610 untuk kamera Powershot G10. Kebetulan setelah browsing toko online, saya menemukannya di TokoCamzone dengan harga Rp 650.000 (belum ongkir). Tanpa ba bi bu, langsung saja saya order dan barang sudah saya terima kemaren siang.
Setelah membuka paket, saya langsung mengikuti petunjuk user manual produk ini yakni, memasukkan tissue ke dalam dicapac WP610, menutupnya dengan rapat lalu mencelupkan dan mengocoknya di dalam air lalu menyiramnya dengan kucuran air kran.
Setelah selesai bermain dengan air, dicapac WP610 saya lap bersih menggunakan handuk kering, lalu saya buka dan melihat apakah tissuenya terkena air. Hasilnya sangat memuaskan: meski proses perendaman, pengocokan, dan penyiraman dilakukan dengan agak ekstrim, ternyata air tidak masuk ke dalam case, dan tissue tetap dalam kondisi kering bersih tanpa tetesan air sama sekali.
Pada prinsipnya, produk ini sama saja dengan produk-produk drypack, drybag, atau yang sejenis yang biasa digunakan untuk outdoor adventure, rafting, dll. Yakni terbuat dari bahan plastik tebal yang direkatkan menggunakan press panas. Untuk penutupnya, ada 3 tahap pengamanan dari air. Yang pertama adalah plastic zipper 2 jalur; yang kedua adalah velcro kecil untuk melipat plastic zipper tersebut; dan yang terakhir adalah velcro besar untuk menggulung velcro kecil menjadi ukuran yang lebih besar. Plus ada juga neck strap di bagian luar sehingga mudah membawanya. Satu hal yang tidak bisa dipenuhi jika kita menggunakan kantung plastik untuk pelindung kamera terhadap percikan air hujan: WATERPROOF CAMERA CASE INI DILENGKAPI DENGAN LUBANG LENSA yang panjangnya sesuai dengan panjang lensa G10, dan bahkan ada extendernya jika masih kurang panjang. Lubang lensa ini terbuat dari plastik pvc keras dan bagian transparannya juga plastik dengan coating UV. Dengan ini, meski lensa terhalang plastik transparan, kualitas foto yang dihasilkan tidak akan turun drastis. Semua tombol dan knop pengoperasian kamera dapat dengan mudah dioperasikan karena plastik yang lentur (namun tebal).
Kesimpulannya, jika dibandingkan dengan membeli underwater housing seharga 3juta namun kebutuhan untuk motret underwater (menyelam) tidak begitu signifikan, maka produk ini layak untuk dipertimbangkan. Dengan demikian, momen-momen penting saat musim hujan tetap dapat terabadikan dengan baik dan berkualitas.
kemasan Dicapack
Dicelup ke dalam air dengan tissue di dalam case
Disiram air kran dengan tissue di dalam case
Tissue dalam keadaan tetap kering saat dikeluarkan



















