February 28, 2009 – 9:52 pm
Akhirnya… setelah beberapa hari bergelut dengan pekerjaan, bisa juga menyempatkan menulis lagi di blog ini. Memang belakangan ini workload lumayan terasa, deadline kantor maupun luar kantor sama-sama ketat sampe weekend pun harus ngantor. Tetapi rasa-rasanya sudah waktunya kembali melepaskan ketegangan barang sesaat untuk mendefrag otak dan pikiran. Besok ada rencana gowes agak jauh sama temen-temen. [...]
February 11, 2009 – 1:15 am
Kali ini saya ingin berbagi cerita yang mungkin bisa dibilang agak pahit tapi cukup menggugah kesadaran diri saya dan mungkin juga para pembaca sekalian. Pagi tadi (selasa, 10/2/2009), sekitar jam 4.30-5.00 rumah saya dibobol maling. Sebuah sepeda motor Yamaha Yupiter Z warna biru tahun 2004 lenyap digondol maling. Kebetulan sepeda motor itu adalah milik saudara [...]
February 6, 2009 – 11:07 am
Meski sedikit terlambat, tapi saya rasa informasi ini masih layak disebarkan mengingat mungkin masih ada beberapa kalangan yang belum mengetahui. Bank Indonesia Mencabut dan Menarik 4 (empat) Pecahan Uang Kertas dari Peredaran No. 10/ 61 /PSHM/Humas Bank Indonesia terhitung mulai tanggal 31 Desember 2008, melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 10/33/PBI/2008 secara resmi mencabut dan [...]
February 2, 2009 – 10:50 pm
Setelah menulis artikel tentang duit daun tadi, yang memunculkan kata-kata “Jaman Edan” dan sekelumit cuplikan Serat Jongko Joyoboyo, berikut saya tuliskan versi lengkapnya. Banyak sekali yang bisa diserap dari tulisan ini, meski dengan kemampuan penalaran yang terbatas. Tetapi, jika diresapi secara mendalam, maknanya sangat dalam.Bagi pembaca yang ingin berbagi rasa dan pemahaman, silahkan diungkap di [...]
February 2, 2009 – 10:22 pm
Pernah lihat iklan Fren? Saya tidak bermaksud mendisikriminasi salah satu produk seluler, melainkan tiba-tiba saja muncul keinginan untuk menulis setelah melihat iklan Fren. Apabila ada pihak yang keberatan dengan tulisa n saya, silahkan mengajukan keberatan lewat form contact yang tersedia. Namun, mari kita semua dewasa dalam bersikap dan melihat segala sesuatu dari perspektif yang berbeda. [...]